Lamongan - Banjir di Kabupaten Lamongan meluas hingga ke 5 kecamatan. Lima kecamatan itu yakni Kecamatan Babat, Laren, Karangbinangun, Glagah dan Kalitengah.
Data Satkorlak PBA Lamongan menunjukkan, hingga 5 Februari banjir telah melanda 472 rumah, 472 KK, 1.878 jiwa di 5 kecamatan dari 16 desa.
Kabag Humas dan protokol Pemkab Lamongan, Aris Wibawa mengatakan, jika kerugian akibat banjir belum bisa ditaksir. "Sementara untuk data kerugian materi masih dilakukan pendataan," kata Aris kepada wartawan, Jumat (6/2/2009).
Sementara lima kecamatan yang terkena banjir rinciannya, Kecamatan Babat sebanyak 175 rumah, 175 KK, 700 jiwa dan 5 hektar sawah di dua desa yakni di Desa Truni dan Banaran.
Kecamatan Laren sebanyak 230 rumah, 230 KK, 920 jiwa, 1 masjid, 19 hektar polowijo, 5 hektar sawah di enam desa. "Di Kecamatan Laren, banjir melanda enam desa yakni Desa Laren, Pelangwot, Pesanggrahan, Keduyung, Centini dan Durikulon," tuturnya.
Kecamatan lainnya yakni Karangbinangun sebanyak 54 rumah, 54 KK, 216 jiwa di Desa Gawerejo, Kecamatan Glagah sebanyak 13 rumah, 13 KK, 42 jiwa Desa Mendolo dan Kecamatan Kalitengah 104 hektar polowijo, 34 hektar padi di 6 desa.
"Banjir Di Kalitengah ada di 6 desa yakni Desa Pengangsalan, Kalitengah, Kediren, Kuluran, Candi Tunggal dan Sugih Waras," katanya.
Sementara pemkab telah mengirim bantuan sebanyak 1 ton beras dan 175 paket sembako di Kecamatan Babat, 1,105 ton beras dan 230 paket sembako di Kecamatan Laren, 60 kilogram beras dan 13 paket sembako di Kecamatan Glagah dan di Karangbinangun sebanyak 260 kilogram beras dan 54 paket sembako.
"Selain bantuan ini, kami juga telah mengirimkan bantuan berupa material sebagai upaya untuk meninggikan tanggul," jelasnya. (KJPL)
Data Satkorlak PBA Lamongan menunjukkan, hingga 5 Februari banjir telah melanda 472 rumah, 472 KK, 1.878 jiwa di 5 kecamatan dari 16 desa.
Kabag Humas dan protokol Pemkab Lamongan, Aris Wibawa mengatakan, jika kerugian akibat banjir belum bisa ditaksir. "Sementara untuk data kerugian materi masih dilakukan pendataan," kata Aris kepada wartawan, Jumat (6/2/2009).
Sementara lima kecamatan yang terkena banjir rinciannya, Kecamatan Babat sebanyak 175 rumah, 175 KK, 700 jiwa dan 5 hektar sawah di dua desa yakni di Desa Truni dan Banaran.
Kecamatan Laren sebanyak 230 rumah, 230 KK, 920 jiwa, 1 masjid, 19 hektar polowijo, 5 hektar sawah di enam desa. "Di Kecamatan Laren, banjir melanda enam desa yakni Desa Laren, Pelangwot, Pesanggrahan, Keduyung, Centini dan Durikulon," tuturnya.
Kecamatan lainnya yakni Karangbinangun sebanyak 54 rumah, 54 KK, 216 jiwa di Desa Gawerejo, Kecamatan Glagah sebanyak 13 rumah, 13 KK, 42 jiwa Desa Mendolo dan Kecamatan Kalitengah 104 hektar polowijo, 34 hektar padi di 6 desa.
"Banjir Di Kalitengah ada di 6 desa yakni Desa Pengangsalan, Kalitengah, Kediren, Kuluran, Candi Tunggal dan Sugih Waras," katanya.
Sementara pemkab telah mengirim bantuan sebanyak 1 ton beras dan 175 paket sembako di Kecamatan Babat, 1,105 ton beras dan 230 paket sembako di Kecamatan Laren, 60 kilogram beras dan 13 paket sembako di Kecamatan Glagah dan di Karangbinangun sebanyak 260 kilogram beras dan 54 paket sembako.
"Selain bantuan ini, kami juga telah mengirimkan bantuan berupa material sebagai upaya untuk meninggikan tanggul," jelasnya. (KJPL)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar