Rabu, 29 Oktober 2008

Buku Panduan Keanekaragaman Hayati Jakarta Diluncurkan

Jakarta - Buku "Alam Jakarta", sebuah buku panduan tentang keanekaragaman hayati yang masih tersisa di Jakarta yang ditulis oleh Ady Kristanto, diluncurkan di Perpustakaan Umum Daerah Provinsi DKI Jakarta, Rabu pagi.

"Kami menyusun buku ini dengan tujuan menggugah rasa cinta dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya," kata Ady Kristanto dalam acara peluncuran yang turut dihadiri oleh perwakilan sekolah, perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), dan perwakilan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Lebih lanjut ia mengatakan, "Kami sangat prihatin dengan kondisi di wilayah Jakarta dan sekitarnya yang semakin tidak nyaman sebagai tempat tinggal, bukan hanya bagi manusia tapi juga bagi beraneka biota yang berada di dalamnya. Padahal biota ini sangat berperan penting dalam menjaga kelangsungan ekosistem Jakarta."

Perkembangan yang sangat pesat di Jakarta tak ayal membuat kawasan kota dan sekitarnya telah beralih fungsi, misal dari fungsi hutan hijau kini sudah menjadi hutan beton.

Dalam bukunya penulis mencontohkan wilayah Menteng, Cempaka Putih, dan Kemang - yang dinamai sesuai dengan jenis pohon yang dulu banyak tumbuh di sana dan menjadi ciri khas - kini telah berubah menjadi kawasan hunian, gedung perkantoran, gedung sekolah, dan pusat belanja serta hiburan.

Namun sesungguhnya alih fungsi lahan yang demikian masif terjadi di Jakarta bukan hanya berdampak terhadap hilangnya hutan hijau berganti jadi hutan beton.

"Bukan hanya pohon atau tanaman khas yang hilang, tapi juga beraneka satwa yang tinggal di dalamnya. Mereka mencari makan di sana dan beberapa di antaranya berfungsi sebagai pembantu proses penyerbukan atau menjadi predator yang menjaga rantai makanan di ekosistemnya," ujar dia. Pemeliharaan dan perdagangan satwa dilindungi berikut bagian-bagiannya. (KJPL)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar