Surabaya - Untuk menyadarkan kaum perempuan, tentang pentingnya peran serta mereka dalam menyelamatkan lingkungan, perlu ada kegiatan penyadaran lingkungan, yang tepat dan mengena dan perlu waktu singkat.
Satu diantara upaya yang mudah, praktis dan sederhana, adalah dengan membuat sebuah Workshop dan Pameran tentang peran mereka, dan langkah apa saja, yang bisa para perempuan lakukan, untuk menyelematkan lingkungan.
Dalam kegiatan yang digelar di Atrium Shunsine – BG Junction dan sangat sederhana ini, diharapkan para perempuan bisa lebih diberdayakan, dalam berpartisipasi, untuk menyelamatkan lingkungan dan bumi kita.
”Penyelenggaraan agenda ini, diharapkan bisa menyatukan peran para perempuan, khususnya di Bulan April ini, yang diperingati sebagai Hari Kartini tepat 21 April, dan di 22 April, tepat diperingati sebagai Hari Bumi,” ujar Teguh Ardi Srianto Ketua KJPL Indonesia.
Para perempuan lebih banyak berkutat dengan masalah lingkungan, dalam kehidupannya sehari-hari, untuk itu sudah wajar, kalau dalam kesempatan yang istimewa ini, dua peringatan hari yang sangat istimewa disatukan dalam kegiatan ini.
Beberapa kegiatan yang akan meramaikan peringatan Hari Kartini dan Hari Bumi 2011, dalam event ”PEREMPUAN PENYELAMAT LINGKUNGAN”, diantaranya, Workshop tentang pemanfaatan air secara maksimal di setiap rumah tangga, yang akan dikaji bersama Tim dari Ecoton – Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah.
Bahasan lain, yang juga akan melibatkan para kaum perempuan, tentang pengolahan sampah rumah tangga, yang semakin meninggi volumenya setiap hari.
Menurut Teguh Ketua KJPL Indonesia, selain workshop, para peserta akan diajak praktek langsung membuat kerajinan, dari bekas botol plastik, gelas air mineral, dan sisa sampah rumah tangga lainnya, untuk dijadikan barang yang bernilai lebih, karena kekhususannya.
”Tim dari Komunitas Nol Sampah, yang dikoordinir Wawan Some, akan mengajak para perempuan peserta Workshop, untuk berkutat dan merubah sampah menjadi uang, dalam agenda itu,” tegas Teguh Ardi Srianto Ketua KJPL Indonesia.
Selain workshop dan pelatihan langsung, Agenda ”PEREMPUAN PENYELAMAT LINGKUNGAN”, juga akan diisi dengan Lomba Orasi Penyelamat Lingkungan, yang di khususkan untuk para perempuan, sehingga mereka mampu memberikan penyadaran, pada orang-orang di sekitarnya, tentang pentingnya menjaga kondisi lingkungan dan bumi kita.
"Lomba Orasi Perempuan Penyelamat Lingkungan, yang digelar KJPL dan di dukung BG Junction, rencananya akan memperebutkan hadiah uang tunai jutaan rupiah lebih, temasuk pembagian souvenir dan kupon makan, untuk para peserta lomba,” kata Teguh, yang juga Ketua Panitia Kegiatan.
Selama kegiatan berlangsung di Atrium Shunsine BG Junction, 12 – 14 April 2011, para peserta Workshop dan pengunjung BG Junction, juga dapat menyaksikan, puluhan foto, tentang aktifitas para perempuan, dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat.
Foto-foto karya Bhakti Pundhowo atau akrab disapa Ipung ini, bisa membawa anda, untuk bisa menghargai dan memahami ketangguhan kaum hawa, dalam menjalani hidup, seperti sudah diperjuangan R.A. Kartini di masa lalu, dengan prinsip emansipasi perempuan di masa sekarang.
Ke depan diharapkan, agenda ini bisa berjalan rutin, dengan tetap mengedepankan, edukasi dan praktek langsung bersama kaum perempuan, khususnya tentang upaya-upaya penyelamatan lingkungan, yang sekarang sudah rusak, akibat lunturnya kepedulian manusia, pada bumi yang mereka tempati. (KJPL)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar