Jakarta - Demi menjaga nama baik korps kepolisian dan kejaksaan, Walhi meminta agar pucuk pimpinan di kedua lembaga penegak hukum tersebut segera memeriksa para penyidik kasus Lapindo.
Pemeriksaan diperlukan guna memastikan tidak ada kongkalikong dalam keputusan SP3 kasus Lapindo yang dikeluarkan pekan lalu.
"Hal itu (main mata) mungkin saja terjadi, makanya Walhi meminta Kapolri dan jaksa agung untuk memeriksa jajarannya di Jawa Timur," ujar Direktur Walhi Direktur Walhi Berry Nahdian Furqon, di Jakarta, Rabu (19/8/2009).
Kecurigaan dari para pihak yang peduli dengan korban Lapindo muncul karena bukti-bukti pendukung serta keterangan dari para ahli terkait kasus Lapindo sudah mencukupi. Namun, alih-alih berkas dilimpahkan ke kajaksaan, penyidik malah menghentikan penyidikan dengan alasan yang mengada-ada. (KJPL)
Pemeriksaan diperlukan guna memastikan tidak ada kongkalikong dalam keputusan SP3 kasus Lapindo yang dikeluarkan pekan lalu.
"Hal itu (main mata) mungkin saja terjadi, makanya Walhi meminta Kapolri dan jaksa agung untuk memeriksa jajarannya di Jawa Timur," ujar Direktur Walhi Direktur Walhi Berry Nahdian Furqon, di Jakarta, Rabu (19/8/2009).
Kecurigaan dari para pihak yang peduli dengan korban Lapindo muncul karena bukti-bukti pendukung serta keterangan dari para ahli terkait kasus Lapindo sudah mencukupi. Namun, alih-alih berkas dilimpahkan ke kajaksaan, penyidik malah menghentikan penyidikan dengan alasan yang mengada-ada. (KJPL)
ya karena kasus lapindo ini sarat muatan politis, selama para politisi menggunakan power hanya untuk kepentingan golongan bukan masyarakat yang di utamakan ya begini ini. apa lagi bargaining power Aburizal Bakri kini sgt kuat karena Ketum Golkar. jgn harap masyrakat lapindo diperlakukan adil
BalasHapusLapindo memang menyusahkan banyak orang. Mari Kita Semua Melaknat Lapindo, yang sudah merusak tatanan generasi, khususnya di wilayah Porong.
BalasHapus