Madiun - Hama wereng atau serangga berwarna coklat serta tikus, dalam sepekan ini menyerang ratusan hektar tanaman padi di wilayah Kabupaten Madiun.
Serangan wereng itu, mulai muncul dan meluas sejak 10 hari lalu, jika tidak dilakukan antisipasi dapat mempengaruhi hasil produksi dan produktivitas padi milik para petani.
"Data terakhir luas serangan wereng mencapai 78,11 hektar tersebar di 10 kecamatan," ujar Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Disperta), Budi Tjahyono kepada wartawan, Minggu (8/2/2009), usai "Gerakan Pengendalian Hama Wereng Batang Coklat" di Desa Metesih, Kecamatan Jiwan.
Sedangkan serangan tikus seluas 193,85 hektar tersebar di 8 kecamatan, kata dia, jika dibiarkan atau tidak segera mendapat penanganan intensif dan serius, dapat menyebar luas serta berakibat fatal.
"Pada akhirnya, serangan hama dapat mempengaruhi target produksi maupun produktivitas padi itu," jelasnya.
Ia mengatakan, luas tanaman padi di wilayah Kabupaten Madiun mencapai 32.301 hektar, terbagi ditanami padi jenis hibrida sebanyak 4.964 hektar dan non hibrida 27.317 hektar.
"Di Kecamatan Jiwan, serangan hama wereng seluas 2,78 hektar, yaitu tersebar di Desa Metesih, Desa Jiwan dan lain-lainnya," tandas Budi Tjahyono lagi. (KJPL)
Serangan wereng itu, mulai muncul dan meluas sejak 10 hari lalu, jika tidak dilakukan antisipasi dapat mempengaruhi hasil produksi dan produktivitas padi milik para petani.
"Data terakhir luas serangan wereng mencapai 78,11 hektar tersebar di 10 kecamatan," ujar Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Disperta), Budi Tjahyono kepada wartawan, Minggu (8/2/2009), usai "Gerakan Pengendalian Hama Wereng Batang Coklat" di Desa Metesih, Kecamatan Jiwan.
Sedangkan serangan tikus seluas 193,85 hektar tersebar di 8 kecamatan, kata dia, jika dibiarkan atau tidak segera mendapat penanganan intensif dan serius, dapat menyebar luas serta berakibat fatal.
"Pada akhirnya, serangan hama dapat mempengaruhi target produksi maupun produktivitas padi itu," jelasnya.
Ia mengatakan, luas tanaman padi di wilayah Kabupaten Madiun mencapai 32.301 hektar, terbagi ditanami padi jenis hibrida sebanyak 4.964 hektar dan non hibrida 27.317 hektar.
"Di Kecamatan Jiwan, serangan hama wereng seluas 2,78 hektar, yaitu tersebar di Desa Metesih, Desa Jiwan dan lain-lainnya," tandas Budi Tjahyono lagi. (KJPL)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar