Minggu, 08 Februari 2009

Banjir Melumpuhkan Bandara Ahmad Yani

Semarang - Banjir di Semarang menyentuh Bandara Ahmad Yani. Bahkan bandara ini masih lumpuh hingga kini karena masih belum bisa digunakan untuk penerbangan. Penerbangan untuk kedatangan maupun kepergian selama hari Minggu (8/2/2009) ini tidak bisa dilakukan.

"Kami rencanakan pada pukul 18.00 WIB sudah bisa dibuka," kata Manajer Bandara Ahmad Yani Semarang, Hasan, di kantornya, Minggu (8/2/2009). Namun, jika hujan mengguyur lagi maka rencana tersebut bisa batal. "Kita tunggu situasi terakhirnya," kata dia.

Dari pantauan lapangan, hingga pukul 14.30 ini hujan masih terus terjadi di wilayah Semarang. Sekali-kali hujan reda tapi kemudian mengguyur lagi. Hasan menjelaskan, landasan pacu Bandara Ahmad Yani rata-rata terendam setinggi hingga 15 centimeter.

Dari 2650 meter runway yang ada, 600 meter di antaranya terendam banjir sehingga membahayakan jika digunakan untuk pendaratan maupun penerbangan. Landasan yang terendam banjir terdapat di sebelah tengah landasan, tepatnya di jarak 1400 meter.

Ketinggian air ini mulai berkurang dari sebelumnya mencapai 30 centimeter. Untuk membuang air yang merendam landasan, para petugas bandara Ahmad Yani mengerahkan enam mesin penyedot air atau pompa portable.

Selama satu hari, Bandara Ahmad Yani Semarang biasanya melakukan penerbangan sebanyak 44 kali, terdiri dari 22 datang dan 22 pergi. Pada hari Minggu ini tidak ada satu pesawat pun yang melakukan penerbangan.

Sebelumnya, PT Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani merencanakan akan membuka bandara pada pukul 13.00 WIB. Tapi karena air masih menggenang di landasan pacu maka rencana tersebut batal dilakukan. (KJPL)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar