Mojokerto – Puluhan hektar hutan jati yang ada di RPH (Resort Pemangku Hutan) Jatirejo, Mojokerto ludes dilalap api, Minggu (21/9/2008) dini hari. Akibat dari kejadian itu, Perhutani menderita kerugian ratusan juta rupiah.
Berdasarkan informasi warga, api berkobar semakin besar di sejumlah tempat. Kobaran terbesar berada di Desa Bagaganlimo Kecamatan Gondang. Sebenarnya upaya pemadaman sudah dilakukan oleh petugas.
Namun hal itu tidak bisa menolong, sebab kobaran api semakin besar sedangkan pemadaman hanya dilakukan menggunakan upaya manual. Sudah demikian, jumlah personel Perhutani yang ada di lokasi juga sangat terbatas.
Ahmad, salah satu petugas yang berada di lokasi mengatakan, pihaknya menduga ada pihak-pihak yang sengaja membakar hutan tersebut. Meski demikian, pihaknya tak berani tunjuk hidung siapa pihak yang dimaksud. "Yang ada pihak tak bertanggung jawab yang sengaja membakar," tegas Ahmad. (KJPL)
Berdasarkan informasi warga, api berkobar semakin besar di sejumlah tempat. Kobaran terbesar berada di Desa Bagaganlimo Kecamatan Gondang. Sebenarnya upaya pemadaman sudah dilakukan oleh petugas.
Namun hal itu tidak bisa menolong, sebab kobaran api semakin besar sedangkan pemadaman hanya dilakukan menggunakan upaya manual. Sudah demikian, jumlah personel Perhutani yang ada di lokasi juga sangat terbatas.
Ahmad, salah satu petugas yang berada di lokasi mengatakan, pihaknya menduga ada pihak-pihak yang sengaja membakar hutan tersebut. Meski demikian, pihaknya tak berani tunjuk hidung siapa pihak yang dimaksud. "Yang ada pihak tak bertanggung jawab yang sengaja membakar," tegas Ahmad. (KJPL)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar