Itu terbukti dengan membanjirnya berbagai elemen masyarakat dalam acara ruwatan Kali Surabaya yang digelar Posko Ijo dan Komunitas Jurnalis Perduli Lingkungan (KJPL) pada hari Minggu (24/08/2008) di Driyorejo, Gresik.
Tak hanya masyarakat sekitar, puluhan komunitas Budhist Education Centre Surabaya, Komunitas Rotaract Surabaya tampak hadir dan mengikuti berbagai prosesi. Bukan hanya itu, ketua dewan kota Pinky Saptandari dan dosen komunikasi Fisip Unair Suko Widodo serta Cagub Khofifah Indar Parawansa juga turut hadir.
"Ruwatan Kali Surabaya ini merupakan perwujudan rasa syukur kami terhadap Tuhan yang telah memberikan banyaknya nikmat. Namun sayang saat ini banyak yang tidak mensyukuri dengan cara merusak kali Surabaya," ujar Ketua Posko Ijo, Prigi Arisandi.
Sementara humas KJPL yang juga reporter beritajatim.com, Anas Pandu Gunawan menyatakan bahwa jurnalis punya peranan yang sangat vital untuk menyampaikan fakta-fakta tentang masalah lingkungan kepada masyarakat.
"Sejauh ini harus diakui bahwa masalah lingkungan masih mendapatkan porsi yang kecil dalam pemberitaan. Berita kriminal dan politik jauh lebih disukai dari pada berita masyarakat tebar ikan disungai. Ini merupakan pekerjaan rumah kita bersama," terang Pandu.
Sedangkan Cagub Khofifah dalam sambutannya mengaku bahwa semasa kecil dirinya suka berenang dan nylulup di kali sambil cari kijing, kerang dan sebagainya. "Tapi sekarang hal itu sudah sulit dicari akibat pencemaran lingkungan," aku Khofifah.
Untuk itu, dalam kesempatan tersebut, Khofifah kembali menegaskan komitmennya terhadap lingkungan. "Salah satu poin dari enam program unggulan kami adalah masalah lingkungan hidup," tegasnya yang disambut applause ratusan masyarakat yang hadir. Diakhir acara, Khofifah turut menyebar 100 ribu bibit ikan. (Tim KJPL)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar