Sabtu, 09 Agustus 2008

Polisi Kesulitan Awasi Perusak Mangrove Pantai Timur

Surabaya - Polisi mengaku kesulitan, mengawasi pelaku perusakan hutan mangrove, di kawasan Wonorejo - Rungkut.

"Diantara kesulitan itu, sarana pendukung operasi pengawasan polisi, yang belum maksimal di kawasan itu, kata AKP PRAYITNO Kapolsek Rungkut.

Menurut PRAYIT,"Dengan adanya keterbatasan itu, polisi menggandeng masyarakat di sekitar hutan, juga beberapa petugas dari dinas kehutanan dan satpol PP di kecamatan, untuk melakukan
pemantauan."

"Denga
n kekuatan itu, diharapkan perusakan hutan mangrove di kawasan Wonorejo - Rungkut bisa dicegah," kata PRAYIT. Sampai sekarang, dari kasus perusakan hutan mangrove di Wonorejo, polisi baru melakukan penangkapan pada seorang tersangka tahun lalu.

Sesudah itu, banyak penebang liar, yang dulu sering mencuri kayu mangrove, mulai sadar dan berbalik, lebih rajin menanam dan mengawasi keberadaan mangrove, di Pesisir Pantai Timur Surabaya. (tas)

2 komentar:

  1. baguslah jurnalis punya komunitas peduli lingkungan. boleh usul nggak? jangan hanya komunitas peduli lingkungan aja yang hangat-hanggat tai ayam. juga komunitas sosial, adakan kegiatan belajar nulis atau motret gratis hehehh....

    BalasHapus
  2. baguslah jurnalis punya komunitas peduli lingkungan. boleh usul nggak? jangan hanya komunitas peduli lingkungan aja yang hangat-hanggat tai ayam. juga komunitas sosial, adakan kegiatan belajar nulis atau motret gratis hehehh....

    BalasHapus