Senin, 28 Juli 2008

Menggugah Kesadaran Masyarakat Lewat Berita Lingkungan

KJPL - Perkembangan masalah lingkungan dibumi ini selalu didahului dengan bencana besar.

Minamata di Jepang yang menelan ribuan korban jiwa yang meninggal akibat konsumsi ikan yang tercemar merkuri serta merta membuat pemerintah Jepang mencanangkan program diet polusi, semua industri tanpa kecuali harus memenuhi standar baku mutu limbah yang telah ditetapkan pemerintah, beragam insentif diberikan kepada industri yang mau mengembangkan teknolgi efisiensi, yang nggak mau diusir keluar negeri, hasilnya restorasi yang menelan milyaran yen membuat jepan menjadi salah satu negara yang menjadi contoh pengelolaan lingkungan di bumi.

Di Amerika deman gerakan lingkungan dimulai awal tahun 70-an dimana seorang wanita peneliti biologi dan penulis merelease sebuah karya ilmiah berjudul Silent Spring yang menggambarkan sepinya musim semi dari kicauan burung, satwa liar dan punahnya kehidupan biota di air, semua itu disebabkan oleh gencarnya usaha pertanian monokultur/revolusi hijau yang menggelontor bumi amerika dng pestisida.

Hasilnya biota-biota liar seperti burung, serangga dan ikan punah teracuni oleh DDT. Keprihatinan masyarakat ini diperingati sebagai hari bumi 22 April, kemudian muncullah kesadaran bersama untuk mendorong perbaikan lingkungan.


Di Jawa Timur sepertinya contoh kerusakan bumi sudah kenyang kita rasakan namun kita masih saja termenung dan serasa tak sadarkan diri untuk berbuat sesuatu bagi keberlanjutan kelestarian bumi.

Saya berharap KJPL bisa menjadi obor penerang bagi sumpeknya masyarakat jatim yang tidak mulai sadar perlunya menjaga kelestarian bumi. (PRIGI ARISANDI - Divisi Litbang KJPL)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar